Monday, June 21, 2010

TERTIPU

         Selama tiga kali penulis telah tertipu mendengar suara-suara yang mengatakan ada cewek di kost lama yang menunggu untuk berkenalan, dan penulis ingin membuktikan apa benar seperti yang dikatakan oleh suara-suara itu. Penulis coba datang ke kost lama, apa betul ada cewek ingin bertemu penulis di pagi hari. Penulis sempat mengetuk pintu kamar cewek itu, ternyata baru bangun tidur, penulis tidak ingin bertanya lebih jauh dan langsung pulang. Sore hari suara-suara itu mengatakan sudah ditunggu cewek diatas balkon sebaiknya cepat datang, penulis datang untuk kedua kalinya, ternyata tidak ada-apa. Esok harinya suara-suara itu meyakinkan penulis supaya datang lagi dengan membawa helm, karena cewek itu ingin diajak keluar jalan-jalan. Penulis menunggu agak lama di depan kost itu, ternyata tidak ada apa-apa. Penulis sendiri sempat berdebat dengan tante kost apakah boleh menemui cewek itu. 
      Memang sulit mengatasi penyakit waham tanpa dukungan obat dan beresiko. Suara-suara dapat mengganggu, menipu, memuji, menakut-nakuti, mengejek, memprovokasi tanpa henti hingga membingungkan, bahkan penderita dapat tersugesti sendiri.  Menurut pengalaman penulis sendiri yang pernah mengalami penyakit waham, cara mengatasi tersugesti oleh waham sendiri adalah memberikan sugesti diri, yang artinya menolak tersugesti, dan diucapkan secara berulang-ulang atau mengucapkan satu kata secara berulang-ulang seperti berdoa atau melafalkan mantra.

Tulisan diatas mohon diteliti ulang ........Monster nakal senang sekali diantar oleh Optimus Prime .....cuaca cerah. Di kanan kiri ada taman bunga, sawah, bukit berlapis-lapis penuh tumbuhan hijau ...angin berhembus kencang menyejukkan hati tanpa beban.......

BIOGRAFI John F.Nash, Jr

         John Forbes Nash Jr lahir pada tanggal 13 Juni 1928 di Bluefield, West Virginia. Ayahnya adalah seorang insinyur listrik dan ibunya bekerja sebagai guru sekolah, sebelum menikah. John dibesarkan di rumah tangga yang penuh kasih sayang yang dipupuk kegeniusannya. Di usia dini ia suka bekerja secara mandiri, sering bermain sendirian. 
          Ayahnya memberinya buku ilmiah untuk belajar, untuk memastikan bahwa ia menerima pendidikan yang baik. Dia dikenal eksentrik di sekolahnya, dengan pertimbangan kegiatan tarian, olahraga, dan kegiatan sosial lainnya untuk mengalihkan dia dari kerjaannya dalam studi ilmiah dan eksperimen. Ia mengetahui dan menjadi sadar akan keunggulan intelektual atas rekan-rekannya dan mengembangkan rasa kebanggaan yang berlebihan. Ibunya mengajari John di luar sekolah, sehingga dia dapat lulus satu tingkat.
      Selama di bangku SMA, John memenangkan beasiswa Westinghouse,salah satu dari sepuluh penghargaan bergengsi dari negara. Dia pergi kuliah ke Carnegie Institute of Technology, dan pada tahun1948, lulus dengan gelar Master dalam waktu tiga tahun. Meskipun dia berencana mengambil teknik kimia, dia dapat dengan cepat mengetahui kemampuan dan kecintaannya dalam matematika, dan akhirnya beralih jurusan. Dosen pembimbingnya menulis surat rekomendasi untuknya dan mengatakan “Orang ini adalah seorang jenius”.
       Setelah lulus, John langsung ke Princeton University dimana dia menjadi kagum, teman-temannya mengembangkan suatu permainan yang disebut “Nash” yang melibatkan strategi dan perencanaan. Permainan dikenal diselruh kampus, dan John menemukan dirinya mempunyai teman. 
            Pencapaian terbesarnya selama di Princeton adalah mengembangkan sebuah teori yang disebut “Nash 
Equilibrium”, yang diterapkan pada teori permainan (Game Theory). Dalam teori permainan dan kompetisi sebelumnya mengatakan, bahwa setiap orang berjuang memperebutkan keinginan masing-masing. Dia mengembangkan sebuah ide, bahwa setiap pemain dalam permainan tersebut, ada sebuah solusi ideal yang berhubungan dengan tindakan pemain lain. Meskipun keunggulan teori tersebut masih dipertanyakan, setidaknya telah memberikan ketenaran selama beberapa dekade.
       John mulai jarang menghadiri kelas, bersikeras bahwa hal itu akan merusak keasliannya. Dia terus mencari cara untuk  mengembangkan dirinya dalam bidang matematika untuk menjadi ahli matematika terbesar di dunia. Dia terus-menerus berjalan melewati lorong sambil bersiul Bach's "Little Fugue" dan mengendarai sepeda dalam angka delapan atau simbol tak terhingga di kompleks perguruan tinggi di kampus. 
Setelah lulus dengan gelar Phd, John pindah ke Boston, dimana ia menjadi anggota terkemuka staf pengajar di Massachusetts Institute of Technology. Ia disebut sebagai “anak profesor” oleh para mahasiswa sejak muda, tetapi ia menganggap dirinya sangat elit. Rekan-rekannya merasa terganggu dengan kesombongan John, tetapi mereka masih dapat mentoleransi John karena kejeniusannya. Dia dapat dengan cepat menciptakan penemuan besar pada bidang matematika seperti geometri dan persamaan diferensial parsial. Pada tahun 1958, John masuk dalam majalah Fortune Magazine, sebagai salah satu tokoh besar dalam bidang matematika. Akantetapi, John masih menganggap dirinya gagal, karena belum mencapai medali Field, yaitu penghargaan tertinggi dalam bidang matematika.
            Selama mengajar di MIT, John bertemu dengan seorang wanita bernama Eleanor Stier dan kemudian 
diketahui sedang hamil. Setelah lahir, John menolak mengakui anak tersebut, tetapi terus melakukan hubungan 
seksual dengan wanita tersbut, hingga pada akhirnya John terlibat asmara dengan seorang murid bernama Alicia Larde. Alicia adalah seorang mahasiswi di MIT. Pada Februari 1957, John menikah dengan Alicia, dan 
mempunyai anak pada tahun 1959.
        Pada saat itu kondisi mental John mulai buruk. Diperkirakan penyebab utama kecemasan psikotik adalah kekhawatiran akan pekerjaan dan kehamilan Alicia. Temannya mengetahui tingkah laku aneh John pada saat Malam Tahun Baru, dimana John berpakaian seperti seorang bayi dan menghabiskan waktu sepanjang malam meringkuk di pangkuan Alicia sambil menghisap ibu jarinya. Di kelas kursus Teori Permainan. John menunjuk seorang mahasiswa pascasarjana untuk mengajar dan menghilang untuk beberapa minggu, dan tiba-tiba muncul di tempat umum kampus MIT, dan berseru bahwa dia mendapat pesan rahasia dari makhluk ruang angkasa melalui koran New York Times. Pada saat mengajar kuliah dia mengatakan bahwa dia masuk di sampul majalah LIFE, dia mengetahui kejadian ini karena angka 23 adalah angka favoritnya.
          Di kampus dia mulai melihat orang-orang menggunakan dasi merah.Dia berpikir bahwa orang-orang itu 
adalah anggota dari Organisasi Rahasia Komunis dan mulai mengamati mereka. Ketika University of Chicago menawarkan John posisi bergengsi, dia menolaknya dan mengatakan, bahwa dia telah direncanakan menjadi penguasa Antartica. Dia mengatakan kepada koleganya tentang makhluk extraterestial dan agen rahasia pemerintah bekerja sama untuk menghancurkan reputasi dan kredibilitasnya, dan adanya ancaman gangguan.Kepala departemen matematika melepaskan John dari tanggung jawab mengajar, berpikir bahwa John terkena gangguan saraf.
         Akhirnya John di opname di rumah sakit swasta di dekat Boston. Dia didiagnosa sebagai Skizofrenia paranoid dan fiberikan Thorazine untuk menenangkannya. Perawat dan psikoanalis menyebutnya sebagai “Profesor”. Kemudian John mengundurkan diri dari MIT, menarik uang pensiunnya, dan pindah ke Eropa. Di Eropa John berupaya melepas kewarganegaraan Amerika Serikat dan menyatakan diri sebagai status pengungsi. Alicia menyusul John ke Eropa dan meminta John dideportasi kembali ke Amerika Serikat. John mengklaim bahwa dia telah dirantai dan dikirim kembali dalam sebuah kapal, seperti seorang budak.
        Setelah pulang ke Amerika Serikat, John mulai berkeliaran di sekitar Princeton, berbicara mengenai dirinya sendiri sebagai orang ketiga, menulis kartu pos aneh, dan berceramah tanpa henti tentang numerologi. Alicia bekerja di Princeton untuk mendukung keluarga mereka. Alicia berhasil meyakinkan staff di Princeton untuk memberikan pekerjaan kepada suaminya dalam matematika untuk membantu John kembali ke masyarakat. Namun John menolak dan mengatakan pemerintah bersekongkol melawan dia. Dia kemudian membuat panggilan telepon ke anggota keluarganya dengan menggunakan nama fiktif. 
           Tahun 1961, Alicia memutuskan untuk membawa John dan saudara perempuan John ke Trenton State 
Hospital di New Jersey. Disana John mendapat terapi insulin-coma, dimana pasien di suntik dengan insulin dalam dosis besar sehingga menjadi koma, sering menyebabkan kejang. Rekan-rekannya dalam matematika marah dan menulis surat ke rumah sakit, mendesak para dokter untuk melindungi pikiran John bagi kebaikan manusia. John menjalani terapi insulin selama enam bulan dan tampak sangat mengerikan bagi anggota keluarga. 
         Mantan rekan John di Princeton menemukan beberapa penelitian dan publikasi mengenai Fluid Dynamic (Dinamika Fluida), hasil kerja John selama empat tahun. John pergi ke Eropa lagi, mengirimkan kartu pos aneh kepada keluarganya dengan pesan rahasia dan teorema matematika. Tidak berapa lama kemudian John 
kembali dengan keadaan tampak kuyu. 
          Tahun 1962, Alicia mengajukan gugatan cerai, dan John kembali lagi bersama Eleanor dan anak 
pertamanya. Eleanor mengeluh karena John meninggalkan dia dan anak tanpa dukungan dan membenci dirinya karena melakukan itu. Rekan-rekannya di Boston mendapatkannya apartemen dan mengatur agar ia bertemu dengan seorang psikiater, yang meresepkan obat anti psikotik. Kondisi John mulai meningkat secara dramatis, mulai terlihat seperti Nash tua untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Kondisi John jauh lebih baik dan sifat egois alami John telah benar-benar menghilang. Dia bahkan mulai bertemu dengan Eleanor dan melihat anak pertamanya. 
       Kurang dari setahun setelah pindah ke Boston, John berhenti minum obat, menyebabkan gejala-gejalanya muncul kembali. John berkata bahwa ia berhenti minum obat terutama karena perasaan kelelahan dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi pada pekerjaan. Kali ini, ia mendengar suara-suara bersama dengan delusi visual. Suara-suara terus-menerus mengkritik perilaku dan sangat memperburuk kondisi mentalnya. 
      Pada tahun 1970, Alicia memperbolehkan John untuk pindah dan tinggal bersamanya dengan anak mereka, dan berjanji untuk tidak pernah mendesak John ke rumah sakit. Dia merawat John tidak hanya sebagai suami, tapi untuk melindungi John dari hidup di jalanan sebagai gelandangan. Dia mulai muncul di Princeton, menulis rumus matematika di seluruh kampus dan mengembangkan reputasi sebagai "The Phantom" karena dia ekstrim introvert. Mitos berkembang dikalangan mahasiswa, bahwa penyebab kegilaan John adalah karena upaya John untuk mencoba memecahkan suatu masalah matematika kompleks.
         Selama dekade berikutnya, ia terus mengembara di kampus, bekerja secara independen pada masalah matematika. Suatu waktu pada tahun 1980-an, ia akhirnya berhasil mengatasi penyakit mental, belajar untuk menolak suara-suara yang ia dengar di kepalanya. Kesembuhannya terjadi secara bertahap, tetapi memudahkan dia untuk secara perlahan-lahan menjadi sehat secara mental, sehingga dia memperoleh kembali peran dalam masyarakat. Dia mengatakan bahwa pemulihan itu sebagai akibat dari keputusan untuk berpikir rasional. 
        Seiring waktu idenya dari sebuah titik ekuilibrium dalam teori permainan akhirnya menarik perhatian pada saat yang tepat dan menjadi landasan ekonomi modern. Para ekonom kebanyakan menggunakan ide-ide John untuk mencoba memprediksi kejadian dalam perekonomian dunia. Anggota komite Nobel akhirnya 
memutuskan untuk memberikan penghargaan Nobel kepada John F. Nash dalam Ekonomi pada tahun 1994, 
meskipun kekhawatiran dari dirinya menyebabkan rasa malu yang  besar. Orang-orang terkejut bahwa seseorang yang menderita skizofrenia selama bertahun-tahun bisa pulih dan menerima penghargaan bergengsi tersebut. 

           Hari ini, Nash melayani di departemen matematika di Princeton. Dia telah menikah ulang dengan Alicia 
dan menemukan bahwa anaknya sendiri juga menderita skizofrenia. Ia juga menghubungkan kembali denganputra sulungnya, John Stier. Hidupnya diabadikan dalam film "A Beautiful Mind", dengan karakter yang diperankan oleh Russell Crowe. 

dan di terjemahkan oleh Tarmin Sucitro, S.T

Sunday, June 20, 2010

SISTEM MEKANIK

      Roda mampu bergerak menggelinding sebab ada poros roda, poros roda bertumpu pada bantalan luncur, bantalan luncur berguna memudahkan poros roda bergerak lancar hingga roda dapat berputar. Bergeraknya roda sebab terhubung rantai, rantai terpasang pada roda gigi. Pada salah satu roda gigi terdapat pedal di kanan kiri, pedal dikayuh dengan dua kaki. Dorongan pada pedal menyebabkan roda gigi berputar, roda gigi berputar menggerakkan rantai, rantai menggerakkan roda gigi berikutnya yang melekat pada poros roda untuk berputar menggerakkan roda, maka kendaraan dapat berjalan sempurna. Proses rangkaian gerak hingga roda dapat berputar menggerakkan kendaraan disebut suatu sistem mekanik. Gesekkan-gesekkan antara rantai, roda gigi, bola-bola dalam bantalan luncur sering menyebabkan keausan, sebab komponen terbuat dari logam. 
        Minyak pelumas berfungsi mencegah keausan mengurangi gaya gesek mengurangi keausan komponen menambah keawetan komponen dalam sistem mekanik. Roda gigi berperan penting menaikkan kecepatan putar atau menurunkan kecepatan putar. Bagian tengah roda gigi terdapat poros panjang yang disebut shaft, shaft bertumpu pada bantalan luncur, kelebihan panjang shaft terhubung pada sebuah motor, motor hidup karena ada listrik, sumber listriknya adalah baterai atau aki. Kutub positif negatif terhubung pada baterai menghasilkan listrik, listrik menyalakan motor, motor menggerakkan shaft, shaft berputar menggerakkan roda gigi, roda gigi berputar menggerakkan mesin, mesin-mesin kecil terhubung menggerakkan mesin-mesin yang lebih besar maka bergeraklah autobot Optimus Prime bergerak berubah bentuk menjadi truk berubah lagi menjadi autobot untuk mengayuh sepeda..........
         Monster nakal bertemu Optimus Prime di ladang gandum dan bertanya,"Apa kamu Optimus Prime yang bisa berubah bentuk menjadi truk besar ?" "Ya" "Apa dapat mengantarku pulang ?" "Boleh, tapi pulang kemana?" "Qu tak tahu jalan pulang" "Qu juga tak tahu jalan di sini" "Ah, pokoknya antar saja kemanapun pergi, cepat berubah !",kata Monster nakal. "Ok u ganti pelumas n baterainya ya" "Beres, jalan saja !". Monster nakal lupa pulang dan jalan-jalan sepanjang hari bersama Optimus Prime tak tentu arah.

Saturday, June 12, 2010

HANDBAG

Ruang besar ruang kecil, setiap ruang bermanfaat berarti suatu tempat. Ruang besar berpendingin AC dapat berarti suatu mall. Ruang kecil untuk barang-barang kecil dapat berarti sebuah tas. Bermacam-macam nama dan jenis tas dengan berbagai macam kegunaan. Clutch bag tas kecil tanpa pegangan berbentuk persegi panjang umumnya digunakan wanita, berguna sebagai tempat uang, catatan kecil, cincin, anting kecil. Satchel bag sebuah tas mirip koper dengan tali selempang terbuat dari kulit untuk membawa dokumen atau surat-surat. Duffle bag tas besar untuk membawa perlengkapan olahraga dan travelling. Tote bag sebuah tas berukuran cukup besar umumnya digunakan wanita untuk membawa benda-benda pribadi seperti bedak, kosmetik, tissue, sisir, dan woman sanitizer. Messenger bag disebut juga tas ransel terbuat dari kain sintetis dengan tali selempang, paling sering digunakan anak-anak sekolah dan pengendara sepeda. Sling bag hampir mirip messenger bag terbuat dari kain sintetis dengan ukuran lebih kecil dilengkapi tali selempang untuk membawa buku. Semua jenis tas di atas termasuk handbag. Mall tempat berkeliaran tas-tas jenis tote sebagai ajang fashion modern berlomba menjadi tercantik tanpa wasit. Bepergian membawa tas tote berharap isi tas jangan terlalu berat membebani bahu, tangan, punggung menyebabkan penyakit. Jalan-jalan menampilkan diri didepan publik berekrasi dengan hati riang gembira mengurangi beban berat hidup, mengapa menginginkan membawa menambah beban berat pergi ke mana-mana ? .................Monster nakal dan Monster baik baru saja keluar dari Night Club, mencari tempat duduk panjang, dan keduanya langsung tertidur pulas didepan Night Club itu.