Uang punya beberapa sisi. Uang mampu membuat orang menjadi sukses. Uang mampu membuat orang kehilangan harga diri. Uang mampu menolong banyak orang. Uang mampu membuat orang menjadi miskin. Setiap orang bekerja untuk mencari uang. Uang didapat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penulis sendiri masih belum memahami sepenuhnya tentang uang, tetapi tetap berusaha menulis apa yang diketahui tentang uang.
Membaca buku Rich Dad Poor Dad penulis mendapat beberapa pengetahuan tentang uang. Saat lulus kuliah yang terpikir adalah mencari pekerjaan, saat mendapat panggilan wawancara yang terpikir adalah gaji. Setelah diterima kerja, kemudian mendengar ditempat kerja lain memberikan gaji yang lebih menarik, timbul keinginan melamar kerja, siapa tahu dapat diterima dan mendapat gaji yang lebih besar, begitu seterusnya, selalu mengejar gaji yang lebih besar. Buku Rich Dad Poor Dad menurut penulis berbicara tentang mental kaya dan mental miskin. Terjebak dalam ketidakpuasan mendapat gaji, tanpa sadar penulis telah mengembangkan mental miskin, mental selalu minta gaji yang besar, sedangkan kerja belum maksimal. Setelah beberapa kali keluar masuk kerja, hingga berhenti melamar kerja, beralih menjadi pengajar privat dan akhir-akhir ini sering berlatih menulis artikel melalui blog, banyak mendapat pelajaran baru, salah satunya adalah pelajaran tentang uang, menurut penulis bekerja adalah untuk meningkatkan kemampuan, yang dilihat lebih dulu bukan uangnya, tetapi yang dilihat adalah bagaimana cara meningkatkan kemampuan yang mendatangkan nilai jual. Dengan meningkatnya kemampuan dalam memberikan nilai jual lebih pada pekerjaan, maka peluang datangnya penghasilan terbuka.
Membaca buku Rich Dad Poor Dad penulis mendapat beberapa pengetahuan tentang uang. Saat lulus kuliah yang terpikir adalah mencari pekerjaan, saat mendapat panggilan wawancara yang terpikir adalah gaji. Setelah diterima kerja, kemudian mendengar ditempat kerja lain memberikan gaji yang lebih menarik, timbul keinginan melamar kerja, siapa tahu dapat diterima dan mendapat gaji yang lebih besar, begitu seterusnya, selalu mengejar gaji yang lebih besar. Buku Rich Dad Poor Dad menurut penulis berbicara tentang mental kaya dan mental miskin. Terjebak dalam ketidakpuasan mendapat gaji, tanpa sadar penulis telah mengembangkan mental miskin, mental selalu minta gaji yang besar, sedangkan kerja belum maksimal. Setelah beberapa kali keluar masuk kerja, hingga berhenti melamar kerja, beralih menjadi pengajar privat dan akhir-akhir ini sering berlatih menulis artikel melalui blog, banyak mendapat pelajaran baru, salah satunya adalah pelajaran tentang uang, menurut penulis bekerja adalah untuk meningkatkan kemampuan, yang dilihat lebih dulu bukan uangnya, tetapi yang dilihat adalah bagaimana cara meningkatkan kemampuan yang mendatangkan nilai jual. Dengan meningkatnya kemampuan dalam memberikan nilai jual lebih pada pekerjaan, maka peluang datangnya penghasilan terbuka.
No comments:
Post a Comment