Katanya jangan suka terlalu ikut campur urusan orang lain. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab merasa tertekan terhadap kelebihan yang dimiliki orang lain, tidak bisa menerima keadaan mengapa orang lain lebih baik, lebih kaya, dan lebih berhasil daripada diriku.
Katanya harus berbuat baik. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab pada saat dua orang senasib, hubungan satu dengan yang lain sangat baik. Pada saat salah satu dari dua orang yang senasib mengalami perubahan nasib menjadi lebih baik, maka terjadilah permusuhan.
Katanya harus berbuat sesuatu yang berguna. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab jika berbuat sesuatu yang berguna nanti jadi bahan tertawaan, nanti dikira sombong, nanti dikira terlalu arogan, dan lain sebagainya.
Katanya harus berani melangkah menuju sukses ke depan. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab terlalu khawatir dengan apa nanti kata orang, jika jadi sukses.
Katanya harus punya cita-cita setinggi langit. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Harapan tinggal harapan karena khawatir melangkah, melihat kesulitan yang menghadang cita-cita langsung terbang deh..
Katanya harus belajar atau menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab pola pikir dan kemampuan untuk menciptakan peluang usaha sangat minim sekali. Jadi setelah lulus ya cari kerjaan.
Katanya harus berani berusaha. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab takut mencoba, takut membuat impian jadi kenyataan, takut membuat rencana, nanti kalau keliru bagaimana ?
Katanya harus berani bangkit dari kegagalan. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab menganggap diri sendiri malu, sudah gagal kok mau bangkit lagi.
Katanya harus berpikiran terbuka terhadap perubahan. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab terlalu takut menghadapi perubahan. Perubahan berarti keluar dari kenyamanan.
Katanya harus berpandangan luas. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab terlalu malas belajar, menganggap diri sendiri sudah paling benar.
Katanya harus berpikiran positif. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab pada saat menemui kesukaran-kesukaran hidup, pikiran positif menjadi goyah berubah jadi negatif.
Katanya harus menjadi diri sendiri. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab terlalu malas untuk berusaha, terlalu senang mendengarkan gosip, suka mengamati kekurangan-kekurangan orang lain, tidak dapat menerima kekurangan diri sendiri, merasa tertekan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki orang lain.
Katanya harus tahu apa yang diinginkan. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Lihat barang bagus beli, lihat barang murah beli, lihat ini beli, lihat itu beli, yang lain beli kenapa nggak beli sekalian, semua dibeli, semua diborong belum tentu ada gunanya.
Katanya harus hidup tidak bermewah-mewahan. Tetapi apa yang terjadi, hanyalah suatu omong kosong. Sebab gengsi, nggak tahan dengar omongan seperti..... ini nggak punya, itu nggak punya, yang lain sudah punya mengapa nggak ikut punya, nggak gaul, dan lain sebagainya.
No comments:
Post a Comment