Wednesday, February 17, 2010

TELADAN YESUS

Artikel ini saya tulis berdasarkan apa yang dapat saya mengerti dan apa yang paling mudah saya mengerti mengenai teladan Yesus. Jika ada kesalahan mohon dikritik.......udah tahu kan emailnya.
1. Yesus tidak pernah memaksakan kehendak, begitupun Yohanes saat membabtis orang di sungai Yordan, banyak orang yang datang minta dibabtis atas kesadaran dan kerelaan diri sendiri, bukan karena paksaan, tetapi karena merasa berdosa dan ingin bertobat. 
2. Yesus memberikan contoh nyata bukan bicara doank. Yesus selalu menepati janji. Walaupun perumpamaan-perumpamaan sederhananya agak membingungkan dan saling tidak berhubungan.

3. Yesus memberikan perumpamaan-perumpamaan yang sangat bermanfaat bagi orang lain, mengajak setiap orang untuk berpikir dan merenungkan sendiri perumpamaan-perumpamaan tersebut, karena setiap perumpamaan mempunyai makna yang berbeda-beda, tergantung situasi dan kondisi masing-masing orang. Jadi bukan asal pukul sama rata.
4. Banyak orang yang ragu-ragu menjadi sembuh apabila terkena suatu penyakit yang parah, bahkan tidak ada obatnya. Tetapi Yesus mengajak orang untuk tetap percaya datangnya kesembuhan dari Tuhan.
5. Yesus tidak pernah memaksa orang untuk mengikuti jalan-Nya. Yesus memberikan pilihan kepada manusia untuk menentukan hidup. Yesus memberikan dan menunjukkan jalan. Jika manusia memilih jalan sesat, maka mendapat hukuman, jika memilih jalan benar, maka mendapat hidup.
6. Yesus membagikan 5 roti dan 2 ekor ikan kepada 5000 orang. Karena saat Yesus bersama murid-murid beserta 5000 orang, makanan yang ada hanyalah 5 roti dan 2 ekor ikan saja. Yesus mengumpulkan makanan yang lebih, supaya tidak terbuang percuma. 
7. Yesus memberitahu untuk datang, menerima, dan percaya kepada Tuhan (Allah Bapa), sehingga Tuhan(Allah Bapa) akan senantiasa menyertai dan menolong.
8. Yesus memberitahu bahwa semua orang mempunyai dosa dengan tingkat yang berbeda-beda. Orang dapat memberikan nasehat, jangan berbuat ini, jangan berbuat itu, tetapi jika orang yang diberi nasehat menolak, maka resiko ada di tangan orang yang menolak nasehat. Yang berhak menghukum dosa manusia bukanlah manusia, tetapi Tuhan(Allah Bapa). Tetapi perbuatan melanggar hukum harus ditindak berdasarkan hukum yang berlaku. Untuk lebih detilnya dapat anda baca di Injil Yohanes 8:2-11
9. Yesus memberi contoh supaya menjadi terang dunia, dapat memberikan manfaat kepada orang banyak, menuntun orang yang tersesat kembali ke jalan yang benar, tanpa paksaan. Tantangan bagi pembaca ? Dapatkah anda menuntun orang yang tersesat kembali ke jalan yang benar tanpa paksaan ?
10. Yesus rela berkorban membukakan jalan dan memberikan tuntunan, memberikan terang bagi setiap orang yang tersesat menuju kepada keselamatan dan hidup. 
11. Yesus mengingatkan apapun penderitaan yang terjadi dalam perjalanan hidup seseorang, supaya tetap percaya kepada Tuhan (Allah Bapa)
12. Yesus memberikan teladan untuk saling mengasihi dan saling melayani antar sesama manusia.
13. Yesus tidak pernah meninggalkan manusia, Yesus memberikan penolong yaitu roh kudus / roh kebenaran dapat anda baca di Injil Yohanes 14:17
14. Walaupun Yesus anak Allah, tetapi Yesus tidak sombong bahkan menganggap manusia sebagai sahabat-Nya.
15. Yesus mengajarkan supaya tidak takut menderita, menerima dan menjalani penderitaan dengan berserah diri, jika memang telah ditakdirkan oleh Tuhan (Allah Bapa).

Semua Teladan Yesus di atas saya ambil dari Injil Yohanes

No comments:

Post a Comment