Semua orang pasti pernah dengar klenteng yang merupakan salah satu tempat ibadah. Klenteng adalah tempat berdoa bagi umat Budha, umat Tao, dan penganut ajaran Kong Hu Cu. Pertanyaannya adalah apakah hanya orang tertentu saja yang boleh datang ke Klenteng ? Jawabannya adalah semua orang dari berbagai kalangan boleh datang dan berdoa di klenteng. Bagaimana dengan orang dari berbagai agama ? Jawabannya adalah juga boleh datang.
Bagaimana pakaian yang harus dikenakan saat berkunjung ke tempat ibadah, bukan hanya klenteng doang lho? Jawabannya adalah pakaian tidak perlu mewah, tapi rapi, bersih, dan sopan. Jika pakaian yang akan anda pakai, tetapi anda merasa kurang sopan ya jangan dipakai.Bagaimana dengan suasana hati saat pergi ke tempat ibadah, bukan hanya klenteng doang lho ? Jawabannya adalah siapa yang tahu suasana hati anda, hanya anda sendiri yang paling tahu suasana hati anda sendiri. Jadi pergi ke tempat ibadah adalah untuk menenangkan diri dengan berdoa. Tetapi yang paling baik adalah datang ke tempat ibadah dengan suasana hati yang tenang.
Tulisan saya di sini bukan mengajak orang untuk pindah agama. Menurut saya memeluk suatu agama adalah tergantung dari kecocokan perasaan hati terdalam masing-masing orang, dan tidak dapat dipaksakan. Saya bukan melihat dari segi agamanya, tetapi saya lebih melihat pada apa yang diajarkan. Apakah mudah diterima, mudah dimengerti, tidak bertentangan dengan hati nurani. Ajaran bisa berasal dari ajaran agama apapun.
Saya menggunakan sebuah gambaran sederhana, jika anda memilih pasangan hidup. Apa yang anda lihat dari calon pasangan hidup anda ? Anda sudah mendapatkan pasangan hidup yang cocok dan pas di hati, perasaan anda berdua benar-benar klop dan tok-cer abisss..!!, tetapi karena berbeda agama. Akhirnya anda mengurungkan niat untuk melanjutkan hubungan. Kemudian anda menjalin hubungan dengan seseorang yang satu agama, tetapi perasaan anda sudah berbeda. Anda telah mengingkari perasaan yang timbul dari hati anda yang terdalam. Apakah anda bisa bahagia dengan menyimpan perasaan tersebut untuk selama-lamanya ? Bagaimana jika suatu saat pada kesempatan yang baik anda berdua sering bertemu, apa yang terjadi ? Kelanjutannya anda tentu dapat mengerti sendiri.
Tulisan saya disini supaya anda berpikir untuk diri anda sendiri. Karena yang menjalani hidup adalah diri anda sendiri, dan diri anda sendirilah yang menentukan nasib diri anda sendiri. Semoga sukses.
No comments:
Post a Comment