Wednesday, February 17, 2010

TEROR MELAMAR KERJA

Banyak orang tidak mengetahui apa tujuan hidup mereka. Yang mereka tahu adalah setelah mereka lulus sekolah dan mendapat gelar adalah mencari pekerjaan. Banyak orang berpikir bahwa semakin tinggi pendidikan, maka jaminan peluang mendapat pekerjaan dengan jabatan dan gaji tinggi semakin besar. Padahal dalam kenyataannya pendidikan yang tinggi tidak menjamin seseorang dapat diterima di suatu perusahaan dengan gaji tinggi. Banyak kriteria atau faktor yang menjadi pertimbangan perusahaan.

Tidak semua orang punya prestasi akademik tinggi. Setiap orang punya keterampilan dan kecerdasan yang berbeda. Apakah hal ini berarti mereka kehilangan kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak ? atau adakah jalan lain ? Mengapa banyak orang berpendidikan tinggi jarang punya pemikiran menciptakan suatu usaha, atau membuka lapangan pekerjaan ? Sementara banyak lulusan universitas, diploma, atau pendidikan lainnya berlomba-lomba melamar kerja. Ada ratusan sampai ribuan lamaran yang masuk, sedangkan posisi jabatan yang dibutuhkan oleh perusahaan mungkin hanya satu atau dua posisi, tetapi surat lamaran yang diterima perusahaan dapat mencapai hitungan karung. Mungkin suatu produk yang langka atau limited edition banyak dicari orang yaa............

Jika hanya ada satu atau dua posisi jabatan pekerjaan yang diterima oleh perusahaan......terus sisanya kemana ? Ya pergi ke perusahaan lain, masukkan lamaran lagi, ikuti seleksi, waktunya bisa seminggu, dua minggu, sebulan, bahkan sampai setahun baru dipanggil seleksi lagi. Itu pun belum tentu diterima. Bagi yang tidak ada koneksi yah nasib deh.......nggak diterima. Hiks !

Tahukah anda 1 (satu) buah surat lamaran itu mahal lho !!
Mari kita hitung ! Katakanlah anda punya kualifikasi standar yaitu; Ijazah S1, Transkrip nilai, Sertifikat kursus komputer, Sertifikat kursus bahasa Inggris, Sertifikat magang, KTP/SIM.

Anda melihat peluang akan diterima jika surat lamaran anda berkualitas dan tampak bagus, maka semua kelengkapan lamaran anda fotokopi dengan kualitas Xerox dengan kertas yang bagus supaya terlihat jelas. Anda bisa lihat perincian di bawah ini:
1. Print surat lamaran (1) satu lembar Rp. 200,-
2. Print CV (1) satu lembar Rp. 200,-
3. Fotokopi Ijazah S1/S2 (1) satu lembar Rp. 200,-
4. Fotokopi Sertifikat Komputer (1) satu lembar Rp. 200,-
5. Fotokopi Sertifikat Bahasa Inggris (1) satu lembar Rp. 200,-
6. Fotokopi Sertifikat Magang (1) satu lembar Rp. 200,-
7. Fotokopi Transkrip Nilai (1) satu lembar (diperkecil)Rp. 700,-
8. Fotokopi KTP/SIM (1) satu lembar Rp. 200,-
9. Pas Foto 4 x 6 (1) satu lembar Rp. 1.500,-
10. Amplop (1) satu lembar Rp. 700,-
11. Perangko (1) satu lembar (dalam kota Surabaya) Rp. 3.000,-

Total biaya (1) satu buah surat lamaran adalah: Rp. 6.600,-

Memang jumlah yang kecil dibanding peluang yang anda dapat bila anda diterima. Tetapi kapan ?! Adalah suatu hal yang tidak pasti. Mungkin diterima, mungkin tidak. Kemudian setiap minggu anda melihat lowongan kerja di koran. Biasanya hari Sabtu merupakan surganya lowongan kerja. Logikanya adalah semakin banyak lamaran yang anda sebar dan kirim, maka peluang mendapat pekerjaan semakin besar. Ya memang seharusnya demikian. Katakanlah tiap minggu anda mengirim minimal 10 lamaran ke 10 perusahaan yang prospek, sebulan ada sekitar 40 lamaran yang anda kirim, kalikan dengan Rp. 6.600,- /lamaran. Jadi biaya melamar kerja sekitar Rp. 264.000,- / bulan. Mungkin bagi anda masih merupakan jumlah yang kecil, tapi bagi sebagian orang lain yang tidak semampu anda, bisa jadi adalah jumlah yang besar dan berat. Kemudian anda menunggu panggilan wawancara, sekitar 2 minggu atau 3 minggu baru ada panggilan. Kenapa selama itu ? Karena banyaknya surat lamaran yang masuk, perusahaan biasanya memerlukan waktu untuk melakukan seleksi surat lamaran, dan merencanakan waktu yang tepat untuk mengadakan wawancara. Dari 40 buah surat lamaran yang anda kirim tidak mungkin semuanya dipanggil. Dari pengalaman saya, kemungkinan besar atau peluang dipanggil sekitar 10%-nya, yaitu 4 panggilan wawancara dalam sebulan, dengan waktu yang berbeda. Setelah wawancara pertama, anda tidak langsung begitu saja diterima, masih ada wawancara ke dua, bahkan beberapa perusahaan ada yang sampai 4 kali proses wawancara, dan itu belum termasuk test psikologi, test kesehatan. Selang waktu antara wawancara pertama dan wawancara berikutnya bisa antara 1 minggu sampai 2 minggu, dan anda masih punya peluang gagal di tengah-tengah tahap proses wawancara. Sekarang anda tentu sudah mendapat gambaran berapa lama waktu yang diperlukan, dari pertama kali anda mengirim surat lamaran, sampai anda diterima kerja. Anda harus siap untuk rugi uang dan rugi waktu, karena waktu yang terbuang tidak bisa kembali coy....!!!

Berapa % kemungkinan gagal atau berhasil diterima kerja ? Sulit diperkirakan, karena ada faktor subyektifnya juga. Untuk lebih jelasnya, lihat gambaran super sederhana di bawah ini.

Suatu perusahaan terkenal membutuhkan 1 (satu) orang tenaga kerja untuk menempati posisi penting. Adalah suatu hal yang wajar jika perusahaan terkenal membuka lowongan kerja, apalagi lowongan tersebut untuk posisi penting dengan gaji tinggi. Pasti banyak pelamar yang berminat, bahkan mencapai ratusan pelamar. Katakanlah minimal ada 100 pelamar dan anda salah satunya, memperebutkan 1 posisi penting, berarti anda harus bersaing dengan 100 pelamar lain, dan peluang/kemungkinan berhasilnya adalah 1:100 sekitar 0,01 kecil sekali.
(dalam matematika peluang keberhasilan bernilai 1, jika peluang angkanya mendekati 1 maka peluang berhasilnya semakin besar). Ingat ini adalah teknikal analisis masih ada subyektif analisisnya hehehe..... seperti main saham aja.

Anda sekarang sudah dapat melihat bahwa mencari pekerjaan itu tidaklah gampang, dan bagi pihak perusahaan juga tidaklah gampang menemukan calon terbaik sesuai kriteria yang diharapkan. Dari pihak perusahaan memang harus menetapkan tahapan-tahapan wawancara tersebut, agar bisa mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas sesuai yang diharapkan oleh perusahaan, dan itu merupakan hak asasi perusahaan. Tahapan-tahapan proses wawancara inilah yang sering dikeluhkan pelamar. Mengapa perusahaan perlu waktu lama untuk menerima karyawan ?

Semoga sukses !! Selamat melamar kerja !! 

No comments:

Post a Comment