Monster adalah sejenis makhluk dalam cerita dongeng. Mendengar kata monster, pasti terpikir suatu makhluk yang sangat besar dengan wajah sangat menyeramkan. Memang monster menyeramkan. Ada monster baik. Ada monster yang tampak liar dan menakutkan. Ada monster yang suka menggoda. Ada monster yang sabar. Ada monster yang berani. Ada monster yang penakut. Setiap monster mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Setiap monster memerlukan makanan. Monster kuno mencari makanan dengan berburu di hutan, mengumpulkan makanan, dan tinggal di gua-gua. Monster juga menikah dan mempunyai keturunan. Setelah bertahun-tahun monster mengalami evolusi dan menjadi semakin pandai. Monster mulai menciptakan peralatan modern, dan tidak lagi tinggal di gua-gua, tetapi sudah mampu membuat rumah sendiri dari kayu dan daun, membentuk komunitas, dan telah mengenal yang namanya pakaian.
Para monster dalam memenuhi kebutuhannya saling bertukar barang dengan para monster dari desa lain. Lama kelamaan, cara bertukar barang ini dirasakan oleh para monster terlalu berat dan tidak praktis, karena harus menempuh perjalanan jauh dengan barang bawaan yang sangat banyak, hanya untuk ditukar dengan barang lain yang nilainya belum tentu sepadan. Para monster tidak kehilangan akal dan berhasil menemukan alat tukar yang lebih praktis, yaitu uang logam terbuat dari perak. Tetapi kehidupan para monster semakin berkembang, cara pembayaran dengan uang logam mulai ditinggalkan, karena dirasa tidak praktis lagi dan terlalu berat untuk dibawa kemana-mana, maka muncullah uang terbuat dari kertas. Para masyarakat monster ini sepakat, uang kertas inilah yang paling cocok sebagai alat tukar dari semua alat tukar yang pernah diciptakan.
Kemudian jaman berubah dengan sangat cepat bagaikan pesawat jet, tiba-tiba para moster memasuki jaman modern, evolusi para monster menemukan kesempurnaannya, dan pada akhirnya para monster benar-benar menjelma menjadi manusia modern.
Kesimpulan:
Impian sang monster menjadi manusia telah menjadi kenyataan
No comments:
Post a Comment