Kenyataan memang sungguh sulit diterima dengan kata-kata, karena itu menjauhi mendengar perkataan-perkataan mengandung kebenaran nyata, dan hanya berharap mendengar perkataan-perkataan yang ingin didengar saja, menyebabkan kemungkinan terbang kearah sesuatu yang kurang rasional.
Memang sungguh menyenangkan mendengar perkataan-perkataan memuji, perkataan-perkataan melegakan hati, perkataan-perkataan saling mengerti satu dengan lainnya dari hati ke hati. Tidak semua perkataan selamanya enak didengar, perkataan-perkataan menyuarakan kebenaran nyata terkadang dapat sangat menyakitkan untuk didengar, menjadi suatu pengalaman berharga mengetahui letak kesalahan di sana-sini, untuk perbaikan tentunya.
Saling berbicara kata-kata antara dua pribadi tidak selamanya mulus lancar, di sebabkan perbedaan pribadi sifat latar belakang, terdapat kemungkinan kecenderungan terjadi salah pengertian. Saling berbicara kata-kata antara dua pribadi, saling mengharapkan kata-kata baik keluar dari bibir misteri, hingga merilekskan telinga. Mendengar perkataan-perkataan aduhai menggetarkan perasaan hati, tumbuh kedekatan satu dengan lain, bisa-bisa melupakan segalanya hingga mudah percaya tanpa sadar telah tertipu. Ada kalanya mengatakan sesuatu bukan sebenarnya, demi kebaikan, lebih baik daripada mengatakan sesuatu sebenarnya, tentunya sesuaikan dengan keadaan donk.
Mengharapkan mendengar perkataan-perkataan enak didengar sudah tentu wajar. Mengharapkan hanya dan hanya mendengar perkataan-perkataan enak didengar saja, mungkin kurang tepat, memicu hilangnya pandangan menyadari peristiwa sekitar yang sedang terjadi. Perkataan-perkataan bisa apa saja keluar dari bibir misteri, sebaiknya tidak mudah percaya begitu saja perkataan-perkataan olahan bibir misteri yang dengan piawai memuji, meyakinkan, terbuai dalam mimpi, cepat-cepatlah ambil penggaris dan berikan goresan garis lurus, menghubungkan antara perkataan dengan kenyataan kondisi sebenarnya.
No comments:
Post a Comment