Gelombang air laut bergerak turun naik bersama deru tiupan angin bergulung-gulung kecil melaju kencang tak terkendali, bebas bergerak bergulung semakin menjadi-jadi. Sang raksasa ombak besar tiba-tiba terbentuk, mencari sasaran hingga menabrak batu karang di depan jauh. Gelombang ombak besar ditengah laut begitu hebat mengagumkan, berpeluang mencuri kesempatan menenggelamkan kapal besi sekalipun. Batu-batu karang tak berdosa menanti di kejauhan, hantaman demi hantaman menghempaskan air pada dinding batu karang teguh tak bergeming. Terdengar suatu musik merdu, percikan air, tiupan angin berhembus dengan iringan nyanyian burung berkoak-koak, terasa begitu luas sungguh indah tak terkira. Sungai-sungai besar dan kecil dalam jalur berkelok-kelok saling berlomba menunjukkan kemampuan permainan laju aliran paling deras, bergerak di antara tikungan-tikungan tajam penuh bebatuan, hingga mengikis menembus segala hambatan untuk segera menyatu dalam luasnya lautan samudera. Ombak besar bergoyang-goyang memberikan godaan demi godaan tak tertahankan bagi hembusan angin raksasa angkuh bertahan lama di langit biru, untuk segera turun bersatu padu menciptakan sebuah gulungan besar, menghempas menggoncang hingga kedalaman tertentu, seakan ingin mengganggu kehidupan sunyi indah didalamnya beserta kebuasan kehidupan ikan-ikan besar memakan ikan-ikan kecil, sunguh nyata. Kerang-kerang besar berbaris dalam pola tertentu tak beraturan menganga lebar-lebar, bersinarlah bola kecil mutiara, menanti makanan demi makanan lewat, entah terkumpul dalam jumlah berapapun, tertampung dalam dua cekungan lebar, tertutuplah seketika, berhasil melahap sebuah menu sarapan lezat hari itu. Laut biru, tak bosan-bosan memandang laut biru menyegarkan mata saja, hati-hatilah saat naik kapal laut, dalam buaian bergoyang kanan kiri, bisa-bisa mabuk laut......
No comments:
Post a Comment