Friday, May 21, 2010

GAIRAH MALL

Jalan-jalan melihat ke kanan ke kiri di atas lantai keramik indah. Melangkah seolah model tercantik, gerak tubuh bergoyang berirama penuh percaya diri, masuk ke dunia lain berpendingin AC, melewati toko-toko menjual berbagai macam barang, terpajang di atas rak-rak rapi membangkitkan selera. Bergantungan pakaian-pakaian indah menanti tangan-tangan datang memegang, merasakan terbayang nyamannya terpasang di tubuh indah. Antara keinginan dan kebutuhan saling bertentangan terbebani banyaknya uang di kantung, cukupkah membeli, menurunkan semangat saja, maka keluarlah senjata ampuh credit card harga mahal tiada arti. Pandangan bergerak dari satu rak menuju rak berikutnya, sambil melirik harga terpasang mendebarkan. Model, keinginan, kebutuhan, dan credit card cocok. Kaki tiba-tiba melangkah menyerahkan diri kepada sekotak mesin uang kasir, terjadilah transaksi tinggal gesek beres. Hati puas riang gembira, bergerak keluar melangkah dari satu toko ke toko berikutnya, memandang kaca-kaca berlampu hias, memajang aneka barang menarik dalam etalase toko. Tak puas-puas memenuhi segala keinginan, seakan deretan toko-toko, butik-butik indah, manekin-manekin berpose berbalut pakaian trend terbaru dalam sorotan cahaya lampu kuning hangat, bagaikan taman Firdaus. Berkilo-kilo meter berputar-putar jarak ditempuh, seakan gairah tak ada habisnya, pertanyaan tersembunyi mendesak ke permukaan, apa kaki tidak putus berjalan kaki begitu jauh, dalam sebuah mall luas tak berbatas. 

0 comments:

Post a Comment