Ada sebuah kisah kehidupan Monster dengan sifat lurus-lurus seperti penggaris. Suatu hari datanglah Monster dengan penampilan yang lain daripada yang lain, tampak tak menjanjikan tak kompeten, bertemu dan berteman dengan Monster lurus itu. Ternyata cocok. Monster lurus dengan Monster tak kompeten berteman akrab, pergi bersama-sama, makan bersama-sama, bermain bersama-sama, kecuali ke toilet dan tidur di ranjang dilakukan sendiri-sendiri, karena sama-sama satu jenis, Monster laki-laki tentunya.
Dalam setiap pembicaraan, Monster lurus selalu mengatakan pandangan-pandangannya tentang kebenaran segala sesuatu, dan sering kali memancing perdebatan. Hingga suatu saat perdebatan mengarah pada pembicaraan tentang sesuatu yang bersifat tabu. Monster lurus berkata bahwa segala sesuatu yang tabu itu harus dihentikan, karena dapat membuat pikiran menjadi kotor merusak pikiran bersih. Mereka berdua berbicara berdebat panjang lebar, hingga tiba pada pembahasan hubungan dengan Monster wanita.
Kata Monster lurus, "Saat berbicara dengan Monster wanita harus jaga jarak minimal satu meter !" Monster tak kompeten segera ingin menjawab, seketika segera bungkam dengan penjelasan panjang lebar Monster lurus.
"Saat duduk dengan Monster wanita harus jaga sikap dengan sikap rapi !" Monster tak kompeten segera ingin menjawab, seketika segera bungkam dengan penjelasan panjang lebar Monster lurus.
"Saat melihat Monster cantik jangan lama-lama satu menit saja cukup !" Monster tak kompeten segera ingin menjawab, seketika segera bungkam dengan penjelasan panjang lebar Monster lurus.
"Saat dekat dengan Monster wanita harus menahan napas supaya hidung tidak bengkak !" Monster tak kompeten segera ingin menjawab, seketika segera bungkam dengan penjelasan panjang lebar Monster lurus.
"Saat berhadapan dengan Monster wanita jangan tatap bibir merahnya, sebab dapat sakit mata !" Monster tak kompeten segera ingin menjawab, seketika segera bungkam dengan penjelasan panjang lebar Monster lurus.
Monster tak kompeten selalu terbungkam dengan segala penjelasan panjang lebar Monster lurus, hingga Monster lurus itu berhenti memberikan penjelasan panjang lebar yang menurutnya sangat sempurna dan tak terbantahkan oleh siapapun, dan menjadi tenang sesaat.
Monster tak kompeten lalu berkata, "Penjelasan anda sungguh sempurna, tampaknya anda tahu luar dalam segala sesuatu tentang tabu dan dapat mengatasi semua godaan kecantikkan Monster wanita yang dapat menggoncang pikiran".
"Qu ada sebuah film bagus tentang kecantikan Monster wanita, maukah anda menontonnya bersama-sama qu dengan seksama ?!"
Monster lurus itu tiba-tiba menjadi sangat marah.
"Dari mana anda mendapatkan film itu !"
"Jangan marah teman qu, maukah anda melihatnya bersama qu ?"
"Film itu tentunya dapat membuat pikiran jadi kotor, apa kamu tahu itu?!"
Monster tak kompeten mengeluarkan film dari buntalannya.
"Qu tinggalkan satu film untuk anda, terserah apakah anda ingin melihatnya atau tidak sama sekali".
"Sudah qu berikan penjelasan panjang lebar, mengapa kamu begitu bodoh !"
"Qu ingin tahu apakah anda mampu mengatasi godaan kecantikkan sebenarnya !", kata Monster tak kompeten itu.
"Akan qu buang pemberianmu !"
"Silahkan saja !", kata Monster tak kompeten sambil berlalu pergi.
Seminggu, sebulan, setahun kemudian sejak kejadian itu, ternyata terdengar kabar bahwa Monster lurus itu direndahkan habis-habisan, karena perbuatannya yang tidak bermoral telah mencabuli Monster gadis tetangga. Dan begitu menderita malu luar biasa tak ada yang ingin menolongnya. ........ Tiba-tiba dalam pelariannya, Monster lurus secara tak sengaja menabrak Monster tak kompeten yang sedang ber-SMS ria.
"Whoa !" "Tak qu sangka bertemu teman lama di taman indah ini", ucap Monster tak kompeten singkat.
"Qu saat ini menderita, maukah menolong qu ?!"
"Ada apa teman ?" "Tolong jelaskan pelan-pelan !".
"Qu direndahkan habis-habisan karena mencabuli Monster gadis tetangga...!!",teriak Monster lurus.
"HAHAHAHAHA, tak kusangka teman qu yang begitu lurus tak mampu melewati ujian itu !"
"Tolonglah, apa yang harus qu lakukan teman ?!", tanya Monster lurus.
"Sesali perbuatan dan terima akibat perbuatan anda sendiri !"
Monster tak kompeten lalu berteriak kepada sekelompok Monster yang sedang mengejar Monster lurus, dan memberitahu mereka bahwa Monster lurus ini telah mengakui menyesali segala perbuatannya, bersedia menerima hukuman akibat perbuatannya, dan memohon ampun. Setelah berunding beberapa saat lamanya, akhirnya diputuskan untuk melempari telur busuk dan menaikkan Monster lurus ke atas gerobak, dengan sebuah papan bertuliskan "Monster lurus jelek, telah mencabuli Monster gadis tetangga !", dan diarak keliling kota. Sssst... Monster nakal sedang bermimpi........ Whoam...., Kritik ! Kritik ! masukkan ke comment saja........
No comments:
Post a Comment