Berbicara merupakan kegiatan komunikasi dua arah, dalam berbicara terjadi pertukaran informasi. Ada berbagai macam pertukaran informasi saat berbicara, ada informasi yang baik untuk di dengar, ada informasi yang tidak baik untuk didengar. Mengungkapkan perasaan dapat dilakukan dengan berbicara. Berbicara yang baik dapat membuat perasaan menjadi tenang, berbicara yang buruk dapat membuat perasaan menjadi cemas. Berbicara dengan maksud mengungkapkan keburukan-keburukan pribadi yang dapat membuat perasaan menjadi takut, malu, khawatir, dan memunculkan pikiran negatif dapat disebut sebagai gossip buruk. Berbicara dengan maksud mengungkapkan kebaikan-kebaikan pribadi yang dapat membuat perasaan menjadi tenang, bersemangat, dan memunculkan pikiran positif dapat disebut sebagai gossip baik.
Gossip selamanya selalu ada, karena setiap makhluk hidup yang punya mulut dan dapat mengeluarkan suara selalu berkomunikasi satu dengan yang lain dengan cara berbicara. Gossip baik dan gossip buruk dapat menyerang siapa saja, pria, wanita, tua, maupun muda. Perbuatan apapun yang dilakukan selalu akan ada gossip, dan gossip tidak akan pernah berakhir. Perbuatan sebaik apapun yang dilakukan jika gossip buruk yang datang, maka tidak dapat dihindari, dan terpaksa harus dihadapi apa adanya.
Gossip buruk dapat mengubah perbuatan baik menjadi tidak baik, jadi harus tetap bertahan saat badai gossip buruk datang. Berusaha menghentikan gossip buruk adalah tindakan yang sia-sia saja, bahkan dapat membuat gossip buruk semakin besar dan menjadi-jadi. Jika perbuatan buruk yang telah dilakukan, ternyata sesuai dengan gossip buruk, maka harus berani mengakui perbuatan buruk yang telah dilakukan dan berusaha memperbaiki diri.
Antara gossip buruk dan gossip baik manakah yang paling sering terjadi ? Jawabannya adalah gossip buruk, karena gossip buruk sangat menarik dan penuh sensasi. Menghadapi badai gossip buruk memang sangat-sangat berat. Keburukan pribadi yang dengan sengaja diungkap dan menjadi bahan pembicaraan memang dapat menyakitkan hati, tetapi situasi ini tidak dapat dihindari dan tidak dapat dihentikan, seperti ujian untuk selalu berusaha mengubah dan memperbaiki diri sendiri menjadi pribadi yang unggul.
Mengalami gossip buruk perlu dapat bertahan di jalan yang benar:
Tidak seperti Harvey Dent yang berubah menjadi Two Face yang jahat, karena tidak dapat mempertahankan diri di jalan yang benar.
Mengambil contoh seperti gajah dalam menghadapi gossip buruk, walaupun dibilang berbadan besar, bau, jalannya lambat, kakinya besar, tetapi gajah tetap berjalan dengan santai sambil mengunyah rumput.
No comments:
Post a Comment