Semua anak pasti punya orang tua. Semua orang tua pasti ingin anaknya mendapat perlindungan, mendapat pendidikan, mendapat sandang pangan yang layak. Bagaimana dengan anak-anak terlantar yang tidak punya rumah untuk berlindung, tanpa orang tua, atau orang tua tidak mampu membiayai sandang, pangan, perlindungan dan pendidikan anak. Menjadi anak terlantar adalah cobaan hidup terberat yang dialami oleh pribadi anak tersebut, karena tidak ada yang peduli. Siapakah yang mau menerima anak terlantar tanpa pendidikan, tanpa orang tua, berkeliaran tak tentu arah ?
Penulis pernah diusir dari sebuah rumah kost karena dipandang sebagai pengangguran, waktu itu penulis baru di wisuda dan sedang mencari pekerjaan, dan baru tinggal selama kurang lebih beberapa bulan di rumah kost tersebut. Keadaan yang dialami penulis masih lebih ringan dibanding anak terlantar, karena anak terlantar tidak punya apa-apa lagi, perlindungan dari orang tua sudah tidak ada, makan terpaksa meminta-minta, sakit tidak ada yang peduli. Maka setiap anak yang berkecukupan dan masih punya orang tua seharusnya benar-benar bersyukur. Bagaimana cara bersyukur ? Salah satu cara adalah tidak membuang-buang makanan, lebih menghargai makanan walaupun mungkin makanan tersebut kurang enak.
No comments:
Post a Comment