Setelah pulang diajak makan sate dan nasi rica-rica oleh teman lama, langsung melanjutkan nonton film 2012 dan tepat jam 01.03 selesai.
Seperti film-film lainnya. Dulu bahtera Nuh terbuat dari kayu, pembuatannya manual, menggunakan alat pertukangan kuno. Yang ini adalah bahtera Nuh modern karena pembuatannya menggunakan teknologi canggih.
Menurut saya film 2012 memperingatkan manusia supaya menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pencemaran tanah, air, dan udara. Menjaga kesehatan diri dengan meringankan beban pikiran seperti Pendeta Tibet tua memberikan saran kepada Pendeta Tibet yang lebih muda, dengan menuangkan teh ke dalam cangkir hingga penuh, tumpah, dan meluber kemana-mana.
Jika bencana alam tersebut benar-benar terjadi, dan tidak dapat dihindari, yaaa...terima saja dengan rela. Sebab salah satu faktor yang paling berperan besar dari penyebab bencana lingkungan alam adalah ulah manusia sendiri, kecuali bencana tersebut memang terjadi secara alami. Seperti menanam buah, jika tanaman dirawat dengan baik, diberi pupuk, disiram secara teratur, diperhatikan proses tumbuhnya setiap hari, hingga berbuah dan matang, maka akan mendapatkan buah yang manis. Jika sebaliknya, ya anda pasti tahu sendiri.
Film 2012 mengajak orang untuk berpikir secara realistis berdasarkan fakta, pengamatan yang teliti, sebab dan akibat suatu perbuatan, bukan percaya pada tahyul dan tanggal-tanggal yang tiba-tiba saling berhubungan, ramalan-ramalan yang belum pasti, yang namanya ramalan itu tidak pasti, hanya menambah cemas perasaan dan pikiran seseorang. Boleh percaya pada ramalan yang baik, tetapi anda tetap harus realistis, karena ini dunia nyata, manusia bukan Tuhan, pikiran anda jangan menjadi tidak realistis bahkan menjadi irasional. Anda pasti tahu kerugian yang saya maksud menjadi tidak realistis / irasional. Seperti rayuan gombal, mengapa wanita sangat suka dengan rayuan yang walaupun ternyata hanya rayuan gombal dan mengulumnya bagaikan permen. Untuk wanita boleh dengar rayuan gombal tetapi harus tetap realistis dan sadar supaya tidak mudah tertipu, merasa dilecehkan dan dimanfaatkan.
Kembali ke Film 2012, film tersebut bertujuan memperingatkan perbuatan manusia. Secara sadar manusia tahu telah merusak lingkungan alam, tetapi tetap melakukan perbuatan merusak lingkungan alam, dan bagi orang yang memang belum tahu sama sekali, supaya menjadi tahu dan sadar, bahwa merusak lingkungan alam akan membawa kehancuran bagi spesies manusia sendiri. Peace On Earth....man !!
No comments:
Post a Comment